THE PAST OF DEJAVU

Posted in Lirik-2 Lagu dan Puisi on September 1, 2008 by ieycha

Kuterjaga saat dia pergi sejenak

Kusimpan rapi saat dia menghilang

Kubuka kembali saat dia datang

Namun kubuka lembaran baru saat dia masih ada

Sesuatu yang memberikan hal yang baru dan keindahan yang baru

Sehingga menjadi cabang baru yang tumbuh dihatiku

Apa egoisme telah merasuki otak dan hatiku

Aku hanya merasakan dejavu yang lama muncul kembali

Saat kumencoba faith dengan yang sudah ada

Angin-angin kecil itu meniupkan kedua telingaku

Mungkin aku belum terjatuh pada titik yang kedua

Sehingga dia belum menyadari kesalahan yang telah kubuat

Mungkin pada titik kelemahanku semua akan terjawab

The Heart of Girl

Posted in Ceritaku on Juli 1, 2008 by ieycha

The heart of girl people never same to change at time tsunami and season

Even suppose that her of die forever

She is not one more same and nothing a real to be annihilated

The heart of girl nothing of change ‘cause at time or season

Even suppose that her of die forever

Nothing of suffering that to more in hurt of heart to the girl if she to falling in front a boy that loved to her and another of boy love to her

 

 

 

Sebuah Keputusan

Posted in Ceritaku on Juni 27, 2008 by ieycha

Saat inipun aku tidak bisa berbuat apa-apa

Hanya puisi kerisauanpun

Tak sanggup aku bacakan dihadapanmu

Akar liar bunga itupun telah menjalar diseluruh ruang

Yang kemarin telah kurawat dengan atas namamu

Kini telah roboh menjadi puing-puing tanpa penyesalan sedikitpun

Dan pintupun tertutup dengan tidak atas namamu

Hati inipun lemah ketika berhadapan dengan dua keyakinan yang sama besar

Haruskah palu hakim ini kubiarkan tergeletak tanpa arti

Ataukah kebijaksanaan akan diputuskan

Menjadi alasanku untuk tangisan tanpa airmata

Tangisan tanpa sedikitpun terbelesit kesedihan

Nafas malam telah menggurita

Gelap yang tak mampu aku tepis

Karena dinginnya telah meremukkan tulang-belulangku

Kabut pagipun telah membungkusmu

Sehingga mata ini tak nampak walau hanya bayanganmu

Sublim kealam raya kesedihan yang mungkin lebih menyakitkan

Daripada nafas-nafas maut

Dan akhirnya aku meninggalkanmu dipersimpangan

Sebuah keputusan atau hukumankah

Yang telah aku risalahkan padamu maafkan aku

Dalam Prosa Kehidupanku

Posted in Ceritaku on Juni 16, 2008 by ieycha

Kenapa hati ini bergetar

Kenapa hati ini seolah meradang

Kenapa hati ini tidak pernah puas dalam pengembaraan

Untuk menemukan jangkar labuh yang sengaja

Dibawah dan disembunyikan olehmu

Kaupun sadar dan paham itu

Tapi kenapa engkau tidak memberikannya padaku

Dengan atas nama kerelaan hatimu

Aku sudah bilang padamu

Bahwa perubahan itu sangat membahayakan

Aku telah menemukannya dalam kenyataan

Dalam harapan-harapan dalam lesung senyummu

Terakhir aku menemukannya dalam diammu

Aku menemukan itu seperti aku menemukan

Sebaris kata cinta dalam otakku

Aku menemukannya tersembul keluar dari dadaku

Aku juga menemukannya dalam abstrak pikiranku

Aku menemukannya dalam cahaya mentari

Yang tersangkut bulan pada malam hari

Hanya terbit dan terbenam

Kalau malam bulanpun menjadi perantara

Sedikit cahayanya yang masih tertinggal

Mereka hanya tidak tahu kesalahan atas kepercayaan

Yang telah aku berikan padamu bagaimanapun beratnya

Mereka hanya dipenuhi mendung dalam hatinya

Mereka hanya tidak mau melihat aku menitikkan air mata

Sepercik kedamaian hati yang melampaui agungnya kata cinta

Dan membakarnya dalam sublim yang tanpa batas

Percikan inilah yang akan kubawa dalam perjalanan panjangku

Menelusuri bait-bait puisi dunia

Dan larik demi larik getirnya kenyataan hidup

Yang hanya menjadi prosa dalam khayalan para pujangga malam

Hingga dalam kubangan kebaikan yang semakin lama

Menjadikan aku terlena dan asing terhadap realitas dan diriku sendiri

Impian Menuju Cintamu

Posted in Ceritaku on April 20, 2008 by ieycha

Sahabat Jiwaku …

Masih terlihat wajahmu memandang wajahku

Teringat kau berbicara padaku

Dan membuat mataku mendengar, tertanam didalam pengertianmu

Kutumpahkan air mata kesedihan yang mengalir dari tiap bagian diriku

Sahabat Hatiku …

Kau meninggalkanku

Dalam kesendirian malam yang mencekam

Angin berhembus merasuk kesela² tubuhku

Dan membuatku kedinginan hembusan bayu

Sahabat Nyawaku …

Pandanglah aku dalam tidur lelapmu

Sebelum sang tidur memanggilmu

Demi menuju samudera cintamu

Hingga dalam sebuah kebersamaan

Sahabat Sejatiku …

Sesaat terlihat wajahmu dibenakku

Berkelebatlah impian yang menyenangkan denganmu

Ingin kuberlari mengejar dan kupeluk meski tlah redup sinarmu

Seutuhnya ingin kuucapkan kusayang padamu

Write by KenZa

Posted in Ceritaku on Maret 29, 2008 by ieycha

Langit mendung hitam pekat
Malam kian kelam sepi temaram
Seperti hatiku yang sangatlah malang
Mengharap kasih yang sangat dalam
Rintik hujan turun semakin deras
Sederas darah pedihku
Mengalir di tiap denyut nadiku
Menyambut titik air mataku
Yang kian membeku
Adakah yg mampu memberiku rindu
Mencurahkan kasih membalutkan luka hatiku
Tuhan….
Berilah aku kekuatan topanglah langkahku
Aku kian terpuruk dalam luka
Aku kian terlena dalam nestapa
Ku harap kan ada
Pelangi indah di depan mata
Merajut kan nada akan suka
Hati resah tak tau arah
Menahan derita perasaan hampa
Mengharap air sejukan dahaga
Menanti datangnya sang pujangga
Kini ku pun makin puitis
Menoreh luka akan cinta
Lafalkan kasih penuh cinta
Hamparkan secercah harap akan bahagia
Pangilan merdu suaramu
Membuat ku makin rindu
Hingga ku semakin pilu
Mengharap cinta berujung semu

Write by KeloviC

Posted in Ceritaku on Maret 29, 2008 by ieycha

Alunan musik lembut senandung hati
Yang membuatku terdiam merenung dalam diam
Onggokan hati yg tertidur dalam kelam
Ungkapkan rasa akan kasih
Terpaku rindu dalam sendiri pun mengharap
Akan cinta dalam asa bahagia
Yang pertama ku temui senyum lembut
Sejukan hati walau pun perih
Dan menyambut semua tanpa kau pilih
Hingga semua merasa bahagia
Yang kedua tatap syahdu sorot matamu
Yang membuat semua mata pun tersimpuh
Tak kuasa mengelak maupun menahan
Hingga hanya mampu terdiam terpaku
Jantung pun serasa ingin meledak meluapkan semua rasa
Yang ketiga tutur manis katamu yang keluar dari mulut mungilmu
Diiringi tarian lidahmu mengalunkan kata indah dengan sayu
Membuat telingapun tak mau tertutup
Hingga waktu pun tak bertaut
Itulah dirimu yg ku kenal
Yg sabar penuh tawa ceria dalam duka
Menebar kasih menelan luka
Itulah kamu…

INDAHNYA MENTARI

Posted in Ceritaku on Februari 17, 2008 by ieycha

Awan kelabu masih mengelilingiku

Dan aku masih terdiam diruang kosong yang sepi

Kegelapan membuatku tidak dapat bernafas lega

Aku terpenjara dalam bayang-bayang masa lalu

Setitik cahaya menyinariku disetiap hari

Dengan kesabarannya telah menuntunku

Hingga mata ini terbuka

Perlahan aku menerima uluran tangan itu

Tapi sebelah tangan ini masih belum terlepas dari satu sisi

Dia meyakinkanku untuk menerima ketulusan hatinya

Meski keraguan selalu menyelimutiku

Namun keraguan telah mengubahku pada indahnya mentari

WHO I AM?

Posted in Ceritaku on Februari 7, 2008 by ieycha

          Aku teringat ucapan om Putu Wijaya dalam cerpennya “Babi …!” sepenggal kata tersebut ditulis untuk dirinya. Orang sebesar itu masih menganggap dirinya jauh dari sempurna. Tapi kenapa orang-orang seperti kita masih saja bangga dengan kemampuan yang minim ini. Bukankah orang besar itu kuat saat dia dapat berdiri diatas kakinya sendiri tidak perlu level apapun. Seperti beliau yang selalu tetap pada tempatnya meski langkah yang telah ditempuh terlalu jauh untuk aku ikuti.          

           Pernah aku temui seorang yang merasa dirinya hebat dan dia bisa mendapatkan apa yang dia inginkan dengan jarinya, bahkan dengan madu yang dia keluarkan dari rongga mulutnya. Aku percaya tapi tidak menggunakan akal sehatku dan aku terima tapi tidak dengan hati nuraniku. Disaat kehebatannya ditampakkan kepermukaan taman bunga tanpa disadari aku bersembunyi dibalik tanaman hias yang cantik. Apa mungkin garis merahnya sudah aku pegang sehingga rasa yang bercampur aduk itu tidak bisa keluar hingga  tersendat dipintu keluar kerongkongannya. Apakah dia hebat? Karena seorang yang hebat adalah orang yang mau mengakui kehebatan orang lain. Who I am?         

          Memang sebuah kejujuran itu sulit untuk diungkapkan. Tapi orang pengecut jika tidak mengakui kesalahan yang telah diperbuat. Bermacam apologi yang dikeluarkan tapi tetap saja menjadikan pembodohan diri sendiri.         

           Dan orang yang mau mengakui kesalahannya Be A Gentle.

GADIS DALAM ETALASE KESOMBONGAN

Posted in Cerpenku on Februari 3, 2008 by ieycha

          Seorang gadis berlari dengan kencangnya meski sang jejaka terus mengejarnya tapi tetap dia kelelahan untuk dapat mengikutinya.         

          Tiba-tiba saja si gadis menghentikan pelariannya hingga dalam hitungan detik dengan spontan si jejaka menghentikan kakinya dari pengejaran.         

           “Apa yang kau cari? Semua telah kau dapatkan!”         

           “Kenapa aku tidak sanggup?”         

           “Kekayaan, kebesaran dan popularitas telah kau miliki. Tidak cukupkah itu untukmu? Bahkan setiap lelaki akan bertekuk lutut dihadapanmu demi mendapatkan sosokmu.         

            “Aku jenuh dengan semua itu. Hanya satu yang ingin kugapai saat ini ……         

            “ Apa itu?”         

            “Tidakkah kau sadari. Sejauh ini aku berlari dan kau terus mengikuti karena karena semua itu hanya untuk dapat merengkuh bayanganku.”
            “Dan aku hanya ingin dapatkan diriku sendiri tak ingin yang lain.”
         

            “Kau masih tetap saja  berdiri diatas kelaparan nafsumu belaka. Apa pernah kau mencoba menunduk kebawah dan melihat segelintir orang yang haus akan keikhlasan hatimu?”         

            “Apa aku bisa? Itu pertanyaan yang harus kucari jawabannya!”             

           “Jawaban itu ada dihati dan akal sehatmu jika itu masih kau miliki.” 

            Kebahagiaan hati tidak akan ada jika kita masih saja mempertahankan setetes kesombongan yang masih tersisa dan tersimpan dihati.         

            Dan berhentilah pada satu titik dimana kita sudah tidak sanggup untuk melangkah dengan begitu kita akan tahu seberapa kadar kemampuan yang kita tempuh.